Oleh : Arfan Effendi
بسم الله الرحمن الرحيم اَلْحَمْدُ للهْ،
اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الَّذِيْ أَكْمَلَ لَنَا الدِّيْنَ،
وَأَتَمَّ لَنَا النِّعْمَةَ وَرَضِيَ لَنَا الْإِسْلَامَ دِيْنًا. تَفَضَّلَ
عَلَيْنَا بِمَنِّهِ وَكَرَمِهِ وَلُطْفِهِ، أُسَبِّحُ لَهُ سُبْحَانَهُ، رَبُّنَا
وَرَبُّكُمْ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ وَكِيْلٌ، يُعِزُّ بَعْضَنَا وَيُذِلُّ
بَعْضَنَا، إِلَهٌ كَرِيْمٌ وَاحِدٌ، جَلِيْلٌ مُنَزَّهٌ عَنِ الشَّبِيْهِ
وَالشَّرِيْكِ وَالْمُمَاثِلِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنْجِيْ قَائِلَهَا يَوْمَ لَا يَنْفَعُ لَهُ مَالٌ
وَلاَ بَنُوْنٌ إِلَّا مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ. وَأَشْهَدُ أَنَّ
سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا وَشَفِيْعَنَا وَقُدْوَتَنَا مُحَمَّدًا ﷺ عَبْدُ اللهِ
وَرَسُوْلُهُ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِيْنُ. صَلِّ اللَّهُمَّ وَبَارِكْ
وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى
يَوْمِ الدِّيْنِ، وَاعْفُ عَنَّا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَكَرَمِكَ يَا أَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ. أما بعد فَيَا اَيُّهَا
النَّاسُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِيْ وَاِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ
الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِىْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، بِسْمِ
اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ
يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Hadirin jamaah shalat
Jumat rahimakumullah,
Bulan suci Ramadhan
merupakan anugerah dan nikmat luar biasa bagi umat Nabi Muhammad saw. Pada
bulan Ramadhan, terdapat hikmah dan keutamaan yang Allah SWT, berikan kepada
hambanya yang menjalani penuh keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa serta
ibadah lainnya.
Pada bulan ini pula
umat Islam sangat dianjurkan melakukan ibadah-ibadah sunnah. Karena semua
pahala ibadah sekecil apapun akan dilipatgandakan, pintu surga dibuka
selebar-lebarnya dan pintu neraka ditutup serapat-rapatnya. Bahkan setan pun
dibelenggu dan diikat pada bulan suci ini, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ
فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ،
وَتُغَلَّقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ،
لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ
حُرِمَ
“Telah datang
kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa
di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka
ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih
baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia
terhalang mendapat sesuatu yang besar.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)
Begitu penting dan
mulianya bulan Ramadhan sehingga Nabi Muhammad SAW bersabda:
مَنْ
قَامَ رَمَضَانَ إِيمَاناً وَاحْتِسَاباً، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ
ذَنْبِهِ
“Barang siapa
berpuasa Ramadhan karena percaya kepada Alloh dan hanya mengharapkan (ridlo)
kepada Alloh Swt., maka akan diampuni semua dosa yang telah dilakukannya.”(HR.
Bukhari dan Muslim)
Bahkan, keutamaan
Ramadhan itu disampaikan dalam hadits qudsi dikatakan bahwa:
كُلُّ
عَمَلِ ابْنِ أَدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَهُوَ لِيْ، وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ
“Setiap amal yang
dilakukan anak Adam adalah untuknya, ‘Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang
langsung membalasnya”. (HR. Bukhari)
Hadirin jamaah Shalat
Jumat yang dimuliakan Allah SWT.
Hadits qudsi tersebut
menjelaskan, bahwa puasa di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan yang tidak
dimiliki ritual ibadah lainnya. Yakni pahala puasa yanv tidak bisa diukur sama
sekali, bahkan tidak akan pernah terbesit dalam angan-angan manusia. Karena
Allah SWT secara langsung menisbatkan puasa sebagai ibadah yang ditujukan
kepada-Nya, walaupun sudah maklum bahwa semua ibadah pada hakikatnya ditujukan
untuk Allah SWT semata.
Namun demikian, ibadah
puasa menurut Imam al-Ghozali memiliki dua arti;
Pertama, tidak lain karena puasa adalah menahan diri supaya tidak melakukan
tindakan yang membatalkan puasa dan hal lain yang dilarang agama tanpa
sepengetahuan orang lain, melainkan hanya dirinya dan kepada Allah SWT saja
yang tahu.
Kedua, puasa merupakan media ibadah paling manjur untuk menahan dan
membelenggu hawa nafsu, sebuah jalan satu-satunya bagi setan untuk
menjerumuskan manusia kedalam perbuatan dosa. Karena dengan tidak makan dan
minum satu hari penuh dorongan hawa nafsu untuk melakukan dosa dapat berkurang.
Hadirin sidang jumat
yang berbahagia,
Di era modern ini
banyak sekali para pakar yang membuktikan berbagai manfaat yang didapat oleh
orang yang berpuasa. Misalkan saja dalam bidang psikologi, puasa dapat
menyebabkan pelepasan produksi protein ke otak yang dinamakan BDNF (Braind
Derived Neurotropic Factor). Protein otak yang dilepaskan ini memiliki efek
yang mirip dengan obat-obatan anti depresan sehingga tingkat kecemasan, stres dan
depresi ringan bisa menurun. Dalam bidang kedokteran, para dokter
mengungkapkan manfaat puasa adalah mengistirahatkan organ pencenaan tubuh yang
sebelumnya dipaksa terus-menerus untuk bekerja, serta membersihkan jasmani dari
racun-racun yang membahayakan.
Disamping itu, puasa
juga memiliki dampak sosial yang luar biasa. Sebab dengan berpuasa orang akan
merasakan letih, lapar dan haus. Dengan itu manusia diharapkan akan sadar dan
lebih tergerak hatinya untuk berbelas kasih dan berbagi dengan orang-orang yang
kesulitan secara ekonomi.
Demikianlah banyak
sekali keutaman dan manfaat dari bulan Ramadhan. Maka sudah seyogyanya dalam
bulan Ramadhan ini kita umat Islam supaya lebih meningkatkan amal ibadah dan
kebersihan hatinya dengan melaksanakan segala bentuk kewajiban dan kesunahan.
جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ
الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ
المُؤْمِنِيْنَ أعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجِيْم، بسم الله
الرحمن الرحيم، وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلَّا
الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا
بِالصَّبْرِ (٣) ـ وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ أَرْحَمُ
الرّاحِمِيْنَ بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ،
وَجَعَلَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاِت وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ.
إِنَّهُ هُوَ البَرُّ التَّوَّابُ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ.
Sumber:https://banten.nu.or.id/khutbah/khutbah-jum-at-kemuliaan-ramadhan-dan-manfaat-puasa-ibhIP

Tidak ada komentar:
Posting Komentar