Oleh: Andrian Saputra
الحمد لله الذي خلق الإنسان في أحسن
تقويم و الذي هدانا لطريقه القويم وفقهنا في دينه المستقيم. أشهد أن لا إله إلا
الله وحده لا شريك له شهادة توصلنا إلى جنات النعيم وتكون سببا للنظر لوجهه
الكريم. وأشهد أن سيدنا ونبينا محمدا عبده ورسوله النبي الرؤف الرحيم. اللهم صل
وسلم وبارك على عبدك ورسولك محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين. أما بعد: فاتقوا الله
أيها المسلمون وأطيعوه ، وراقبوه في أعمالكم مراقبة من يعلم أنه يعلم السر وأخفى.
وابتغ فيما آتاك الله الدار الآخرة ولا تنس نصيبك من الدنيا وأحسن كما أحسن الله
إليك ولا تبغ الفساد في الأرض إن الله لا يحب المفسدين.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah
Pada kesempatan sholat Jumat yang sangat mulia
ini, khatib berpesan untuk diri pribadi dan mengajak jamaah sekalian untuk
meningkatkan iman dan takwa kepada Allah. Kita berusaha dengan tulus dan ikhlas
menunaikan perintah Allah dan meninggalkan larangan-laranganNya.
Hadirin sidang Jumat rahimakumullah
Salah satu masalah yang dihadapi masyarakat modern
adalah ketahanan dan keharmonisan keluarga. Di banyak negara keluarga mengalami
pelemahan. Angka broken home sangat tinggi. Angka perceraian di atas 25 persen.
Di banyak negara maju, sebagian masyarakat, khususnya kalangan muda memilih
tidak berkeluarga. Banyak yang berkeluarga memilih tidak memiliki keturunan (child
free). Sebagian karena alasan ekonomi, karir, dan falsafah hidup.
Kecenderungan sosial tersebut menimbulkan masalah
serius yaitu keterputusan generasi (lost generation). Banyak negara yang
kekurangan jumlah penduduk atau degenerasi nasabiah. Dan banyak juga
bangsa-bangsa yang kehilangan jati diri atau degenerasi diniyah.
Sidang Jumat rahimakumullah
Islam mengajarkan tentang pentingnya berkeluarga
dan lembaga keluarga agar manusia hidup bahagia, aman, tenang, dan damai.
Penelitian menunjukkan sebagian besar orang yang berkeluarga hidupnya lebih
bahagia dibandingkan dengan mereka yang tidak berkeluarga. Allah menciptakan
manusia hidup berpasangan dengan ikatan pernikahan agar mereka hidup tenang, bahagia,
dan sejahtera. Firman Allah SWT:
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ
أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً
وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu
cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa
kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Rum ayat 21).
Sidang Jumat rahimakumullah,
Berkeluarga adalah sarana untuk membangun umat,
masyarakat, dan bangsa yang kuat. Keluarga yang bahagia akan melahirkan
generasi yang sejahtera. Berkeluarga adalah sarana yang memungkinkan terjadinya
proses regenerasi, lahirnya generasi yang melanjutkan perjuangan keluarga dan
peradaban yang utama. Hal ini dapat kita pahami dari kisah dan dia Nabi
Zakaria:
وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ
وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا .
يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ ۖ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا .
“Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap
mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka
anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera, (5). yang akan mewarisi aku
dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang
yang diridhai", (Surat Maryam ayat 5-6).
Di dalam ayat lain disebutkan:
هُنَالِكَ
دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً
طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
“Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya
seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak
yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa" (Ali Imran ayat
38).
Regenerasi bukanlah sebatas reproduksi dimana
keluarga memiliki keturunan, anak dan cucu. Regenerasi mengandung pesan anak
dan cucu yang berkualitas. Nabi Zakaria berdoa agar dibelikan anugerah: dzurriyatun
thayyibah. Dalam beberapa kitab tafsir dijelaskan yang dimaksud dengan
dzurriyatun thayyibah adalah anak yang baik, saleh, berkeadaban, berakhlak
mulia, dan diberkati. Dzurriyatun thayyibah dapat juga ditafsirkan sebagai
qurrata a'yun sebagaimana disebutkan di dalam Qur'an surat Al Furqan ayat 74:
وَالَّذِينَ
يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ
أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan
kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai
penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.
Qurrata a'yun adalah anak-anak yang menyenangkan
hati karena taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua dan menghormati orang
tua dengan penuh rasa cinta.
Sidang Jumat rahimakumullah
Dalam Islam, keluarga merupakan lembaga yang
memiliki lima fungsi. Fungsi pendidikan, kebudayaan, keagamaan, sosial, dan
ekonomi. Keluarga adalah rumah dimana semua anggota keluarga berkumpul,
berinteraksi, dan hidup bersama. Keluarga adalah tempat dimana anak-anak mengenal
nilai-nilai utama, budaya, tata krama, adat istiadat, adab yang luhur, dan
dasar-dasar agama dari orang tua, ayah, ibu dan anggota keluarga yang dewasa.
Karena itu agar memiliki keluarga yang bahagia dan
keturunan yang saleh dan berkualitas, Alquran mengingatkan kaum beriman untuk
senantiasa menjaga dan mendidik anak-anak dengan ilmu, kesadaran, dan
keteladanan. Allah berfirman:
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ كَفَرُوا لَا تَعْتَذِرُوا الْيَوْمَ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ
مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
“Hai orang-orang kafir, janganlah kamu
mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan menurut
apa yang kamu kerjakan”. (Alquran surat At Tahrim ayat 7)
Rumah dan keluarga dapat menjadi basis utama
pendidikan dan penanaman nilai-nilai apabila dihiasi dengan cahaya ibadah
sholat dan bacaan sholat.
Sidang Jumat rahimakumullah
Rumah yang didalamnya disebut nama Allah dan
dibacakan Alquran mengandung dua pengertian. Pertama, penghuni rumah semua
anggota keluarga senantiasa menunaikan sholat dan membaca Alquran m dengan
zikir dan membaca Alquran hati menjadi tenang dan tentram. Kedua, rumah tangga
dan keluarga akan bahagia dan selamat dunia dan akhirat apabila mengikuti,
mengamalkan, dan mewujudkan ajaran dan nilai-nilai Alquran. Ketahanan keluarga
adalah kunci kekuatan umat dan bangsa.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم
ونفعنا وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو
الغفور الرحيم
(Khutbah ini disampaikan Sekretaris Umum PP
Muhammadiyah di Masjid Istiqlal pada 8 September 2023 dan diterbitkan Majalah
Mimbar Jumat Masjid Istiqlal )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar