Oleh : M Taufiq Ulinuha
الحمد لله الذي أمر بالإنفاق ووعد
بالخلف، ونهى عن الشح والبخل، أحمده سبحانه وأشكره، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده
لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه أجمعين،
ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين.
Ma‘asyiral Muslimin Rahimakumullah
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan sebenar-benarnya
takwa, yaitu menaati semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan
ketakwaan, hidup kita akan penuh berkah, hati kita lapang, dan akhir kehidupan kita
penuh dengan keridaan Allah.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Tema khutbah kita pada hari ini adalah “Raih
Kebahagiaan Dunia dan Akhirat dengan Infak dan Sedekah”. Allah ﷻ memerintahkan kita untuk
berinfak dan bersedekah, karena harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak
akan berkurang, justru bertambah dan mendatangkan keberkahan. Firman Allah
dalam surah Al-Baqarah ayat 261:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ
أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ
فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ
وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan
hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh
bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan bagi
siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.”
Ayat ini menegaskan bahwa harta yang dikeluarkan
untuk infak dan sedekah akan Allah lipatgandakan, bahkan berkali-kali lipat
lebih besar daripada yang kita keluarkan.
Ma‘asyiral Muslimin yang dimuliakan Allah,
Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta.
Beliau bersabda:
مَا
نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” — HR.
Muslim
Hadis ini menunjukkan bahwa secara kasat mata
harta kita berkurang ketika disedekahkan, tetapi pada hakikatnya Allah menambah
keberkahan, mengganti dengan rezeki yang lebih luas, dan melindungi harta dari
keburukan.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Infak dan sedekah bukan hanya kewajiban moral,
tetapi juga jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Di dunia, Allah akan
melapangkan rezeki, menenangkan hati, serta menghindarkan kita dari berbagai
kesempitan hidup. Sedangkan di akhirat, sedekah menjadi naungan di hari kiamat.
Rasulullah ﷺ
bersabda:
كُلُّ
امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Setiap orang berada di bawah naungan
sedekahnya pada hari kiamat.” — HR. Ahmad
Betapa mulianya orang yang gemar bersedekah.
Sedekah tidak hanya berupa uang, tetapi juga senyum, tenaga, ilmu, dan segala
amal kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain. Maka marilah kita jadikan infak
dan sedekah sebagai bagian dari kehidupan kita. Jangan menunggu kaya untuk
bersedekah, karena sekecil apa pun sedekah tetap bernilai besar di sisi Allah.
أقول
قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
Khutbah Kedua
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا
فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن
محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.
Ma‘asyiral Muslimin Rahimakumullah
Kita hidup hanya sementara. Harta yang kita miliki
tidak akan kita bawa ke kubur, kecuali amal jariyah yang terus mengalir
pahalanya. Sedekah adalah amal jariyah yang paling mudah dilakukan, dan menjadi
bekal yang paling bermanfaat untuk kehidupan akhirat.
Mari kita giatkan kembali infak, zakat, dan
sedekah kita. Ringankan hati untuk berbagi dengan sesama, bantu fakir miskin,
anak yatim, dakwah Islam, dan berbagai kegiatan kebaikan. Semoga dengan amal
itu Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang berbahagia di dunia dan akhirat.
Doa Penutup
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ
وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ
وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ، يَا قَاضِيَ
الْحَاجَاتِ
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ
الْمُتَصَدِّقِينَ، وَمِنَ الْمُنْفِقِينَ فِي سَبِيلِكَ، وَارْزُقْنَا
الْإِخْلَاصَ فِي الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا
وَأَمْوَالِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا
اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا
بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا، سَخَاءً رَخَاءً، وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ
عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ
بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ
وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ
يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ
أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Sumber : https://pwmjateng.com/khutbah-jumat-raih-kebahagiaan-dunia-dan-akhirat-dengan-infak-dan-sedekah/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar