اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي اَرْسَلَ
رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ
وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدً .اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَرَسُوْلَ
ولاَنَبِيَ بَعْدَهُ َاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِينَ وَتَابِعِ التَّابِعِينَ
وَمَنْ تَبِعَ سُنَّتَهُ وَجَمَاعَتَهُ مِنْ يَوْمِ السَّبِيْقِيْنَ
الْاَوَّلِيْنَ اِلَى يَوْمِ النَّهْضَةِ وَالدَّيْنِ اَمَّابَعْدَهُ
فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ وَأَحَثُّكُمْ عَلَى
طَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ فَقَالَ اللهُ تَعَالَى. قُلْ يٰعِبَادِيَ
الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ ۞ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ
اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Ma’asirol Muslimin,
Rahimakumullah…
Mengawali khutbah
Jumat di siang hari yang penuh berkah ini, khatib mengajak jamaah sekalian
untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan, takwa dalam arti yang sesungguhnya
ialah melaksanakan segala perintah Allah ta’ala dan menjauhi segala
larangan-Nya. Semoga dengan ketakwaan yang kita jaga sepanjang usia kita, dapat
meringankan beban kita di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala di hari kiamat
kelak, sungguh Allah Maha menutup aib hamba-hamba-Nya.
Jamaah shalat Jumat
yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala
Dimana tempat yang
layak mencairkan masalah menjadi solusi, dimana tempat agar dosa kita
terampuni, dimana tempat yang layak agar hidup kita penuh kemudahan dan
kemuliaan? Jawabannya adalah Masjid, sebab pertama masjid menjadi solusi dari
berbagai persoalan hidup. Dalam Qur’an surat Al-Baqarah : 157 mengatakan:
اُولٰٓٮِٕكَ
عَلَيۡهِمۡ صَلَوٰتٌ مِّنۡ رَّبِّهِمۡ وَرَحۡمَةٌ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ
الۡمُهۡتَدُوۡنَ
“Mereka itulah yang
memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang
mendapat petunjuk”.
Hadirin yang di
Rahmati Allah,
Setiap kita pasti
pernah mengalami Gelisah, Resah, Gundah, yang disebabkan karena kelaparan,
musibah, sakit dan kekurangan harta. Dengan berbagai persoalan tersebut solusi
yang paling tepat adalah berdoa, dan Allah memberikan tempat yang tepat untuk
melakukan doa, tempat paling khusu’ paling sejuk dan nyaman, maka masjid
menjadi solusi dari berbagai persoalan itu.
Sehingga kita akan tau
hikmah diberikannya ujian. Hakikat dari ujian itu adalah untuk meningkatkan
kualitas. Sebagai contoh, tatkala kita tersandung batu, ucapan yang kerap
keluar dari mulut kita adalah “Allhahu Akbar, Astaghfirullah, atau Ya, Allah”…
ini artinya setiap kita diberikan kesakitan, Allah angkat kualitas iman kita.
Dan yang paling
penting adalah tidak mungkin ujian tanpa ada solusi, serta tentu ujian akan
diterima kepada orang yang mampu menghadapinya. itulah beberapa hikmah yang
akan datang jika kita berada pada titik permasalahan yang menggantung di Pundak
kita, masjid menjadi tempat solusi yang tepat.
Kedua, masjid menjadi
tempat diampuni dari dosa. Dalam Surat Azzumar : 53 Allah SWT berfirman:
قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا
عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ ۞ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ
يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
“Katakanlah, “Wahai
hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah
kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayan”.
Sesiapapun, setiap
kita merasa memiliki dosa, dan tidk sedikit pula orang-orang mencari tempat
ideal untuk bertobat. Maka tempat terbaik adalah masjid. Di dalam masjd kita
bisa curhat dengan nyaman dan aman. Mengeluarkan unek-unek tanpa diketahui yang
lain. Hanya Kita dan Allah yang tau permasalahan kita, dan kepada Allah kita
meminta diampuni semua dosa.
Ketiga menjadi tempat
Kemudahan. Jika kita berlama-lama di masjid, melakukan I’tikaf, zikir, shalat
sunnah dan aktifitas baik yang wajib maupun yang sunnah lainnya, rasakan Kasih
sayang Allah yang akan memudahkan jalan-jalan kehidupan dunia sampai sampai
menuju akhirt, rasakan kehadiran Allah yang akan memudahkan urusan-urusan kita.
Semoga Kita
diistikomahkan untuk selalu rindu ke masjid, baik untuk melaksanakan Shalat
wajib harian, shalat wajib mingguan seperti shalat jumat ini, maupun selalu
rindu datang ke tiap-tiap pengajian dan aktifitas lainnya. Selain itu mari kita
berdoa supaya dihindari dari sifat bangga terhadap kemaksiatan dan dosa yang
kita lakukan, sehingga kita tidak mau meminta pertolongan Allah dan akhirnya
akan menimbulkan kemurkaan Allah atas kita semua.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي
اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ
وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ
إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Sumber : https://iqra.republika.co.id/berita/s2t68l430/khutbah-jumat-masjid-tempat-mencari-solusi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar